Senin, 14 Mei 2012
Om Mario, mengapa orang baik justru sering dikecewakan?
Karena kebaikannya sedang diuji untuk kenaikan kelas.
Kalau dia terus diuji dengan orang-orang dan pekerjaan yang sama?
...
Itu karena dia belum naik kelas, atau tidak mengeluarkan diri dari pergaulan dan tempat yang tidak baik.
Orang khan bisa bosen, kalo hidupnya begini-begini saja. Terus gimana Om?
Orang yang mengeluhkan hidup yang begini-begini saja, biasanya melakukan yang begitu-begitu saja.
Tapi berubah khan gak mudah Om?
Memang.
Terus gimana?
Diupayakan.
Tapi khan sulit?
Diupayakan dengan lebih baik?
Caranya?
Minta nasihat dari yang tahu.
Tapi khan melakukan gak semudah mengatakan?
Memang.
Terus bagaimana?
Lakukan.
Apa bisa berhasil?
Yang menasihatimu itu sudah berhasil, karena melakukan nasihat yang sama.
Tapi orang khan beda-beda?
Betul, tapi cara sukses dan cara gagalnya sama.
Apa itu?
Yang patuh kepada kebaikan, akan sukses. Yang suka membiasakan diri dengan yang tidak baik, akan gagal.
Tapi kenapa berubah itu sulit?
Karena meninggalkan keburukan itu sulit.
Kenapa?
Karena baginya kenikmatan sementara dari keburukan, mengalahkan kebahagiaan dalam kebaikan.
Jadi gimana?
Ikhlas saja. Lakukan yang baik.
Karena kebaikan itu penting bagimu, utamakan yang baik.
Tapi saya khan masih muda?
Jangan menunggu berubah saat tua, karena itu pasti terlambat, dan bisa tidak ada gunanya.
Hmm … jadi orang muda itu susah ya Om?
Betul, tapi susahnya itu untuk kemudahanmu di masa dewasa.
Yang maunya hanya enjoy saat muda, akan jadi orang miskin yang rusak kesehatannya di masa tua.
Jadi kalo aku harus nurut aja sama Om Mario, aku harus apa?
Malam ini, duduklah baik-baik di hadapan Tuhan.
Laporkanlah niatmu untuk menjadi orang baik, dan mintalah perlindungan dariNya agar engkau dicegah dari kembali melakukan yang tidak baik.
Pasti didengarkan ya Om?
Pasti, dan bahkan sekarang pun Tuhan telah memerintahkan kehidupan ini untuk berlaku lebih ramah kepadamu.
Mungkin terkadang terasa seperti kejam, tapi itu adalah ketegasan untuk membuatmu mau-tidak-mau menjadi orang baik.
Kayaknya deket sama Tuhan itu enak ya Om?
Ya, enak sekali, indah sekali.
Malam ini aku lakuin deh Om. Terima kasih ya?
Aku yang berterima kasih kepadamu, yang kau percayai untuk menjadi pendengar dari rencana baikku.
--------------
Tuhan kami Yang Maha Penyayang,
Sayangilah adik-adik kami yang sedang mencari arah kehidupan mereka,
tepatkanlah sikap mereka, tabahkanlah hati mereka, mudahkan dan luruskanlah jalan mereka,
dan jadikanlah mereka pribadi dewasa yang mapan, yang berbahagia, dan yang berguna bagi sesama.
Aamiin
---------------
Mario Teguh - Loving you all as always
Jumat, 29 Juli 2011
♥ Sebuah Kisah Cinta Yang Indah ♥
♥ Fathimah Binti Abdul Malik Bin Marwan.♥
Ia sangat cantik, lembut dan memiliki wawasan, agama yang sangat bagus dan sifat wara’ yang belum dimiliki oleh wanita Bani Umayyah saat itu.
Ia adalah seorang wanita fashih dan sastrawati hebat di zamannya.
Ia menikah dengan seorang pemuda yang bernama Umar Bin Abdul Aziz al-Amawi sebelum ia memegang tampuk pemerintahan.
Umar, suaminya itu mencukupinya dengan hartanya dan memberikan kepuasan dengan pendapatannya, namun ia sendiri juga memiliki harta yang cukup banyak.
Keduanya hidup dalam kesenangan dan kemewahan, namun ketika tampuk pemerintahan diserahkan kepadanya, ia merasa bahwa beban itu terlalu berat tidak sanggup dipikul oleh bahunya.
Diantara kata-kata yang diucapkannya kepada Fathimah: “Jika kamu ingin tetap bersama saya, maka kembalikan semua harta, perhiasan dan permata yang ada padamu ke Baitulmal kaum muslimin, karena itu semua milik mereka. Jika kamu tidak setuju dengan permintaaanku itu, saya dan kamu tidak akan pernah lagi bersama-sama dalam satu rumah”.
Rumah tangga Umar bin Abdil Aziz dan istrinya berlangsung di rumah ayah Fathimah yang hidup dalam kenikmatan. Tiada seorang pun perempuan di dunia masa itu yang mempunyai kehidupan yang lebih dibandingkan Fathimah. Andaikan dia mau meneruskan gaya hidupnya di rumah suaminya maka tentu bejananya setiap hari dan setiap saat makan akan penuh dengan makanan yang paling enak, paling langka, dan paling mahal. Bila ingin menikmati segala macam kenikmatan yang dikenali manusia, niscaya beliau akan mampu melakukannya.”
Syaikh Muhibbuddin kemudian mengatakan,
“Yang saya sampaikan berikut bukanlah omong kosong kalau sesungguhnya kehidupan megah dan mewah sangat mungkin akan merugikan kesehatan orang-orang kaya, sementara orang-orang sederhana bisa menikmati kesehatan. Kehidupan yang megah bisa menyebabkan seseorang mendapatkan rasa dengki, hasad, dan kebencian orang-orang miskin. Ditambah lagi, bagaimana pun cerianya kehidupan (yang mewah) lama kelamaan pun menjadi biasa dan membosankan. Apabila orang-orang yang mendapatkan puncak kenikmatan lantas bertemu dengan keadaan fakir maka jiwa mereka pun meminta lebih dari itu, dan mereka pun tidak sanggup mendapatkannya.
Sedangkan orang yang hidup seimbang mengetahui bahwa tangan mereka bisa meraih apa yang lebih dari keadaan mereka dan mereka bisa mendapatkannya kapan pun mereka mau. Hanya saja mereka lebih memilih membebaskan diri darinya dan dari segala kebutuhan mewah agar mereka bisa lebih tinggi di atasnya dan agar mereka tidak menjadi budak syahwat.
Oleh karena itu, Khalifah Agung Umar bin Abdil Aziz memilih –dalam keadaan beliau sebagai raja terbesar di muka bumi saat itu- menetapkan pengeluaran rumah tangganya hanya beberapa dirham setiap harinya. Sang isteri Khalifah, anak Khalifah, dan saudari empat khalifah itu juga ridha dengan keadaan ini. Fathimah pun menjadi sosok wanita yang dikagumi karena dia bisa menikmati rasa lezat qana’ah dan bersenang-senang dengan manisnya kesederhanaan. Sehingga lezat dan manisnya qanaah ini lebih enak dan memuaskan bagi beliau bila dibandingkan dengan semua kemewahan dan kemegahan yang sebelumnya beliau kenali.
Suami beliau, Umar bin Abdul Aziz pun kemudian menasehati beliau untuk naik dari sifat kekanak-kanakan, meninggalkan semua permainan dan barang rendahan yang dulu elok (berupa perhiasan mewah –ed.) bagi dua telinga, pundak, rambut, dan pergelangan tangannya, hal-hal yang sebenarnya tidak memberikan manfaat sama sekali yang apabila kemewahannya itu dijual, maka harganya akan bisa mengenyangkan perut para rakyat; kaum pria, wanita, maupun anak-anak.
Fathimah menyambut usul suaminya. Beliau beristirahat dari beratnya perhiasan, intan permata, dan mutiara yang telah dia bawa dari rumah ayahnya. Semuanya dia kirim ke Baitul Mal untuk kepentingan kaum muslimin.
Setelah itu Amirul Mukminin pun wafat tanpa meninggalkan apa-apa bagi isteri dan anak-anaknya. Penanggung jawab Baitul Mal datang kepada Fathimah dan berkata kepadanya, “Wahai tuanku, sesungguhnya intan permatamu masih senantiasa seperti keadaannya semula. Sesungguhnya saya memandangnya sebagai barang amanah darimu, makanya saya simpan dengan baik hingga hari ini. Saya datang untuk meminta izinmu untuk mengembalikannya.”
Namun apa jawab Fathimah? Beliau menjawab kalau dirinya telah menghibahkannya ke Baitul Mal untuk kepentingan kaum muslimin sebagai ketaatan kepada Amirul Mukminin. Beliau katakan, “Aku tidak mau menaatinya ketika dia masih hidup lantas menentangnya ketika dia sudah wafat”.
Fathimah enggan menarik kembali harta yang halal dan warisannya yang bernilai milyaran itu, walaupun pada saat itu beliau butuh beberapa dirham. Oleh karena itulah Allah menuliskan kekekalan nama bagi dirinya (namanya tetap dikenang sampai saat ini –). Dan termasuklah kita saat ini menyebutkan tentang harta bendanya yang melimpah dan ketinggian derajat beliau, sedangkan kita sudah terpisah berabad-abad darinya. Semoga Allah merahmati beliau dan meninggikan tingkatannya di surga kenikmatan.
Sesungguhnya kehidupan yang paling enak ialah kehidupan sederhana dalam segala sesuatu. Betapa pun suatu kehidupan itu kurang atau nikmat maka kalau orangnya menjalani terus dia akan merasa biasa. Kebahagiaan itu ada di saat ada perasaan ridha, dan orang yang merdeka ialah orang yang bebas dari semua yang tidak dia butuhkan. Inilah kekayaan dalam pengertian Islam dan kemanusiaan, semoga Allah menjadikan kita termasuk di dalamnya.”
Amin...
______________________
Ia sangat cantik, lembut dan memiliki wawasan, agama yang sangat bagus dan sifat wara’ yang belum dimiliki oleh wanita Bani Umayyah saat itu.
Ia adalah seorang wanita fashih dan sastrawati hebat di zamannya.
Ia menikah dengan seorang pemuda yang bernama Umar Bin Abdul Aziz al-Amawi sebelum ia memegang tampuk pemerintahan.
Umar, suaminya itu mencukupinya dengan hartanya dan memberikan kepuasan dengan pendapatannya, namun ia sendiri juga memiliki harta yang cukup banyak.
Keduanya hidup dalam kesenangan dan kemewahan, namun ketika tampuk pemerintahan diserahkan kepadanya, ia merasa bahwa beban itu terlalu berat tidak sanggup dipikul oleh bahunya.
Diantara kata-kata yang diucapkannya kepada Fathimah: “Jika kamu ingin tetap bersama saya, maka kembalikan semua harta, perhiasan dan permata yang ada padamu ke Baitulmal kaum muslimin, karena itu semua milik mereka. Jika kamu tidak setuju dengan permintaaanku itu, saya dan kamu tidak akan pernah lagi bersama-sama dalam satu rumah”.
Rumah tangga Umar bin Abdil Aziz dan istrinya berlangsung di rumah ayah Fathimah yang hidup dalam kenikmatan. Tiada seorang pun perempuan di dunia masa itu yang mempunyai kehidupan yang lebih dibandingkan Fathimah. Andaikan dia mau meneruskan gaya hidupnya di rumah suaminya maka tentu bejananya setiap hari dan setiap saat makan akan penuh dengan makanan yang paling enak, paling langka, dan paling mahal. Bila ingin menikmati segala macam kenikmatan yang dikenali manusia, niscaya beliau akan mampu melakukannya.”
Syaikh Muhibbuddin kemudian mengatakan,
“Yang saya sampaikan berikut bukanlah omong kosong kalau sesungguhnya kehidupan megah dan mewah sangat mungkin akan merugikan kesehatan orang-orang kaya, sementara orang-orang sederhana bisa menikmati kesehatan. Kehidupan yang megah bisa menyebabkan seseorang mendapatkan rasa dengki, hasad, dan kebencian orang-orang miskin. Ditambah lagi, bagaimana pun cerianya kehidupan (yang mewah) lama kelamaan pun menjadi biasa dan membosankan. Apabila orang-orang yang mendapatkan puncak kenikmatan lantas bertemu dengan keadaan fakir maka jiwa mereka pun meminta lebih dari itu, dan mereka pun tidak sanggup mendapatkannya.
Sedangkan orang yang hidup seimbang mengetahui bahwa tangan mereka bisa meraih apa yang lebih dari keadaan mereka dan mereka bisa mendapatkannya kapan pun mereka mau. Hanya saja mereka lebih memilih membebaskan diri darinya dan dari segala kebutuhan mewah agar mereka bisa lebih tinggi di atasnya dan agar mereka tidak menjadi budak syahwat.
Oleh karena itu, Khalifah Agung Umar bin Abdil Aziz memilih –dalam keadaan beliau sebagai raja terbesar di muka bumi saat itu- menetapkan pengeluaran rumah tangganya hanya beberapa dirham setiap harinya. Sang isteri Khalifah, anak Khalifah, dan saudari empat khalifah itu juga ridha dengan keadaan ini. Fathimah pun menjadi sosok wanita yang dikagumi karena dia bisa menikmati rasa lezat qana’ah dan bersenang-senang dengan manisnya kesederhanaan. Sehingga lezat dan manisnya qanaah ini lebih enak dan memuaskan bagi beliau bila dibandingkan dengan semua kemewahan dan kemegahan yang sebelumnya beliau kenali.
Suami beliau, Umar bin Abdul Aziz pun kemudian menasehati beliau untuk naik dari sifat kekanak-kanakan, meninggalkan semua permainan dan barang rendahan yang dulu elok (berupa perhiasan mewah –ed.) bagi dua telinga, pundak, rambut, dan pergelangan tangannya, hal-hal yang sebenarnya tidak memberikan manfaat sama sekali yang apabila kemewahannya itu dijual, maka harganya akan bisa mengenyangkan perut para rakyat; kaum pria, wanita, maupun anak-anak.
Fathimah menyambut usul suaminya. Beliau beristirahat dari beratnya perhiasan, intan permata, dan mutiara yang telah dia bawa dari rumah ayahnya. Semuanya dia kirim ke Baitul Mal untuk kepentingan kaum muslimin.
Setelah itu Amirul Mukminin pun wafat tanpa meninggalkan apa-apa bagi isteri dan anak-anaknya. Penanggung jawab Baitul Mal datang kepada Fathimah dan berkata kepadanya, “Wahai tuanku, sesungguhnya intan permatamu masih senantiasa seperti keadaannya semula. Sesungguhnya saya memandangnya sebagai barang amanah darimu, makanya saya simpan dengan baik hingga hari ini. Saya datang untuk meminta izinmu untuk mengembalikannya.”
Namun apa jawab Fathimah? Beliau menjawab kalau dirinya telah menghibahkannya ke Baitul Mal untuk kepentingan kaum muslimin sebagai ketaatan kepada Amirul Mukminin. Beliau katakan, “Aku tidak mau menaatinya ketika dia masih hidup lantas menentangnya ketika dia sudah wafat”.
Fathimah enggan menarik kembali harta yang halal dan warisannya yang bernilai milyaran itu, walaupun pada saat itu beliau butuh beberapa dirham. Oleh karena itulah Allah menuliskan kekekalan nama bagi dirinya (namanya tetap dikenang sampai saat ini –). Dan termasuklah kita saat ini menyebutkan tentang harta bendanya yang melimpah dan ketinggian derajat beliau, sedangkan kita sudah terpisah berabad-abad darinya. Semoga Allah merahmati beliau dan meninggikan tingkatannya di surga kenikmatan.
Sesungguhnya kehidupan yang paling enak ialah kehidupan sederhana dalam segala sesuatu. Betapa pun suatu kehidupan itu kurang atau nikmat maka kalau orangnya menjalani terus dia akan merasa biasa. Kebahagiaan itu ada di saat ada perasaan ridha, dan orang yang merdeka ialah orang yang bebas dari semua yang tidak dia butuhkan. Inilah kekayaan dalam pengertian Islam dan kemanusiaan, semoga Allah menjadikan kita termasuk di dalamnya.”
Amin...
______________________
(¯`v´¯) `·.¸.·``(´'`v´'`)♥ ...♥♥...♥`•.¸.•´ (¯`v´¯)❤♥♥♫ *SUAMI IDAMAN KAMI* ♫♥♥ ❤ `·.¸.·``(´'`v´'`).♥•*¨*••* ¨*•♫♥♥♥•*¨*•♥♥♥♫•*¨*••*¨*•♥.(¯`v´¯) ...
♥ بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ ♥
Suami idaman kami
Lautan cintanya pada RABB 'IZZATI
Cinta teragungnya
Debar rindunya hanya pada JANNATUL FIRDAUS
Tempat kembali yang sangat indah
Maka kami adalah yang paling setia
Mengiringi hidupnya di dunia ini
♥♥.•*´¨`*•. (`'•.¸ (`'•.¸*¤* ¸.•'´) ¸.•'´) .•*´¨`*•.♥♥
Suami idaman kami
Hidupnya untuk ISLAM
Setiap detik hidupnya hanya untuk
Menegakkan DAULAH ISLAMIYAH di bumi ALLAH
Setiap peluh yang menitis hanya kerana
Memperjuangkan kelestarian ISLAM agar terpelihara
Maka kami adalah yang paling berbangga
Menjadi SRIKANDI kepada seorang yang bergelar MUJAHID
♥♥.•*´¨`*•. (`'•.¸ (`'•.¸*¤* ¸.•'´) ¸.•'´) .•*´¨`*•.♥♥
Suami idaman kami
Jihadnya untuk ISLAM
Setiap darah yg mengalir
Pasti kerana tekad untuk memelihara kesucian ISLAM
SYAHIDnya kerana ISLAM
Maka kami adalah yang amat beruntung
Memiliki kekasih yang gagah sepertinya
♥♥.•*´¨`*•. (`'•.¸ (`'•.¸*¤* ¸.•'´) ¸.•'´) .•*´¨`*•.♥♥
Suami idaman kami
Wajahnya sentiasa dibasahi WUDHU' yg sempurna
Bibirnya sentiasa dihiasi dengan DZIKIR padaNya
Setiap tutur kata bermanfaat buat kami dan semua
Saka kami adalah yang paling bahagia
Dinaungi seorang yang bijak laksana
♥♥.•*´¨`*•. (`'•.¸ (`'•.¸*¤* ¸.•'´) ¸.•'´) .•*´¨`*•.♥♥
Suami idaman kami
Penglihatannya sentiasa dipelihara
Menjauhkan kebatilan dari dirinya
Hanya memandang kepada yang hak daripadanya
Dia melindungi dan menyayangi
Atas rasa tanggungjawab pada amanah yang dianugerahkan
Dia menegur dan menasihati
Dengan tulus dan ihsan
Agar mendapat mardhatillah
Maka kami adalah yang paling bertuah
Dapat mengasihi seorang mukmin soleh sepertinya
♥♥.•*´¨`*•. (`'•.¸ (`'•.¸*¤* ¸.•'´) ¸.•'´) .•*´¨`*•.♥♥
Suami idaman kami
Berusaha memperelokkan diri
Bengan ilmu dan pengetahuan
Agar semakin pantas berbicara
Agar menjadi DA'I yang berHIKMAH
Sentiasa berusaha menghiasi diri dengan untaian TAQWA
QIYAMULAIL memang tradisinya
Sholat sunat menjadi kegemarannya
TILAWAH QUR'AN ibadah kesukaannya
Maka kami adalah yang paling beruntung
Mendapat bahagian dalam doanya
♥♥.•*´¨`*•. (`'•.¸ (`'•.¸*¤* ¸.•'´) ¸.•'´) .•*´¨`*•.♥♥
Suami idaman kami
Dirimu permata gemilang
Yang bakal menyerikan dan mewarnai hidup kami
Kami adalah yang paling bersyukur
Kerana menjadi permaisuri mahligaimu insyaALLAH,
Kami akan menjadi penyokong setiamu
Dalam memperjuangkan kalimah Allah di muka bumi ini
Kerana dirimu adalah
KEKASIHKU, MUJAHIDKU. ^__^
♥♥.•*´¨`*•. (`'•.¸ (`'•.¸*¤* ¸.•'´) ¸.•'´) .•*´¨`*•.♥♥
(¯`v´¯).♥ Aamiin ya Robbal 'alamiin ♥.(¯`v´¯)
`·.¸.·`(´'`v´'`) ♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥(´'`v´'`)`·.¸.·`
..♥♥..♥`•.¸.•´.(¯`v´¯)(¯`v ´¯).`•.¸.•´♥..♥♥..
♥•*¨*•.¸¸¸¸.•*¨*•♥♥♥♥•*¨*•.¸¸¸¸.•*¨*•♥
Suami idaman kami
Lautan cintanya pada RABB 'IZZATI
Cinta teragungnya
Debar rindunya hanya pada JANNATUL FIRDAUS
Tempat kembali yang sangat indah
Maka kami adalah yang paling setia
Mengiringi hidupnya di dunia ini
♥♥.•*´¨`*•. (`'•.¸ (`'•.¸*¤* ¸.•'´) ¸.•'´) .•*´¨`*•.♥♥
Suami idaman kami
Hidupnya untuk ISLAM
Setiap detik hidupnya hanya untuk
Menegakkan DAULAH ISLAMIYAH di bumi ALLAH
Setiap peluh yang menitis hanya kerana
Memperjuangkan kelestarian ISLAM agar terpelihara
Maka kami adalah yang paling berbangga
Menjadi SRIKANDI kepada seorang yang bergelar MUJAHID
♥♥.•*´¨`*•. (`'•.¸ (`'•.¸*¤* ¸.•'´) ¸.•'´) .•*´¨`*•.♥♥
Suami idaman kami
Jihadnya untuk ISLAM
Setiap darah yg mengalir
Pasti kerana tekad untuk memelihara kesucian ISLAM
SYAHIDnya kerana ISLAM
Maka kami adalah yang amat beruntung
Memiliki kekasih yang gagah sepertinya
♥♥.•*´¨`*•. (`'•.¸ (`'•.¸*¤* ¸.•'´) ¸.•'´) .•*´¨`*•.♥♥
Suami idaman kami
Wajahnya sentiasa dibasahi WUDHU' yg sempurna
Bibirnya sentiasa dihiasi dengan DZIKIR padaNya
Setiap tutur kata bermanfaat buat kami dan semua
Saka kami adalah yang paling bahagia
Dinaungi seorang yang bijak laksana
♥♥.•*´¨`*•. (`'•.¸ (`'•.¸*¤* ¸.•'´) ¸.•'´) .•*´¨`*•.♥♥
Suami idaman kami
Penglihatannya sentiasa dipelihara
Menjauhkan kebatilan dari dirinya
Hanya memandang kepada yang hak daripadanya
Dia melindungi dan menyayangi
Atas rasa tanggungjawab pada amanah yang dianugerahkan
Dia menegur dan menasihati
Dengan tulus dan ihsan
Agar mendapat mardhatillah
Maka kami adalah yang paling bertuah
Dapat mengasihi seorang mukmin soleh sepertinya
♥♥.•*´¨`*•. (`'•.¸ (`'•.¸*¤* ¸.•'´) ¸.•'´) .•*´¨`*•.♥♥
Suami idaman kami
Berusaha memperelokkan diri
Bengan ilmu dan pengetahuan
Agar semakin pantas berbicara
Agar menjadi DA'I yang berHIKMAH
Sentiasa berusaha menghiasi diri dengan untaian TAQWA
QIYAMULAIL memang tradisinya
Sholat sunat menjadi kegemarannya
TILAWAH QUR'AN ibadah kesukaannya
Maka kami adalah yang paling beruntung
Mendapat bahagian dalam doanya
♥♥.•*´¨`*•. (`'•.¸ (`'•.¸*¤* ¸.•'´) ¸.•'´) .•*´¨`*•.♥♥
Suami idaman kami
Dirimu permata gemilang
Yang bakal menyerikan dan mewarnai hidup kami
Kami adalah yang paling bersyukur
Kerana menjadi permaisuri mahligaimu insyaALLAH,
Kami akan menjadi penyokong setiamu
Dalam memperjuangkan kalimah Allah di muka bumi ini
Kerana dirimu adalah
KEKASIHKU, MUJAHIDKU. ^__^
♥♥.•*´¨`*•. (`'•.¸ (`'•.¸*¤* ¸.•'´) ¸.•'´) .•*´¨`*•.♥♥
(¯`v´¯).♥ Aamiin ya Robbal 'alamiin ♥.(¯`v´¯)
`·.¸.·`(´'`v´'`) ♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥(´'`v´'`)`·.¸.·`
..♥♥..♥`•.¸.•´.(¯`v´¯)(¯`v ´¯).`•.¸.•´♥..♥♥..
♥•*¨*•.¸¸¸¸.•*¨*•♥♥♥♥•*¨*•.¸¸¸¸.•*¨*•♥
~~CINTAKU HANYA SEUJUNG KUKU~~
♫•*¨*•.¸¸❤ﷲ❤¸¸.•*¨*•♫♪
بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِارَّحْمَنِ ارَّحِيم
لسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Ketika seseorang yang sudah lama menikah ditanya, sebesar apakah cintamu pada pasanganmu? Seringkali dia menjawab, “Tidak tahu.” Kadang-kadang malah ditambah, “Bahkan aku tak tahu apakah masih mencintainya atau tidak….” Padahal dulu, ketika masih pengantin baru, dia merasa sangat mencintai istri atau suaminya.
Memang, banyak orang yang saat awal menikah begitu mencintai pasangannya, namun seiring berjalannya waktu, cintanya kian surut, dan memudar. Rumah tangga jadi terasa hampa. Semuanya dilakukan hanya sebagai rutinitas, tak bermakna, dan hati pun jauh dari bahagia.
Kita tentu tak ingin, yang seperti itu terjadi dalam rumah tangga kita. Akan tetapi…jika rasa cinta kita pada pasangan benar-benar kian memudar, adakah resep mujarab yang bisa menumbuhkannya kembali? Tentu saja ada! Bukankah di antara pasangan yang sudah bercerai saja banyak yang masih bisa rujuk? Apalagi yang belum bercerai!
Resep itu bagaikan air yang disiramkan pada tanaman yang layu. Menjadikan tanaman itu tegak dan segar kembali. Resep itu begitu mudah dan sederhana. Semua orang bisa melakukannya. Hanya saja, tidak semua orang mau melakukannya. Karena, untuk melakukannya diperlukan ketulusan. Rasa ego dan gengsi yang bersemayam dalam hati pun harus dibuang.Apakah Anda siap dengan semua itu? Anda harus siap, bila ingin menyelamatkan istana cinta yang sudah Anda bangun dengan susah payah.
Menyegarkan Cinta yang Kian Pudar
Cinta itu seperti tanaman. Harus selalu disiram, dipupuk dan dirawat, agar tumbuh segar, bersemi, dan berbunga. Inilah beberapa resep yang bisa diandalkan untuk menumbuhkan kembalicinta Anda berdua.
1. Berhiaslah untuknya.
Kita semua tentu senang melihat suami atau istri yang selalu tampil menarik. Berhias, tidak selalu identik dengan make up. Tampillah di hadapan pasangan Anda dengan wajah yang ceria, rambut yang rapi, pakaian yang bersih dan sedikit parfum.
Untuk para suami, hendaknya ketika akan pulang dari bepergian memberi tahu istrinya lebih dulu, agar ia bisa bersiap-siap menyambut suaminya.
Dalam sebuah hadits, Jabir z berkisah, “Kami pernah bersama Nabi n dalam suatu peperangan. Ketika kami kembali ke Madinah, kami segera untuk masuk (ke rumah guna menemui keluarga). Maka beliau bersabda, ‘Bersabarlah sampai engkau memasuki pada waktu malam -yakni waktu isya’- agar wanita-wanita yang kusut dapat bersisir dan wanita-wanita yang ditinggal lama dapat berhias diri.’” (Muttafaq Alaihi). Menurut riwayatBukhari: “Apabila salah seorang di antara kamu lama menghilang, janganlah ia mengetuk keluarganya pada waktu malam.”
2. Beri dia kejutan/hadiah
Sekali-kali, berikan hadiah atau kejutan pada pasangan Anda. Pilih barang yang sangat disukainya, atau memang dibutuhkannya. Dari pakaian dalam, kaos atau daster, baju koko atau jubah, atau apa saja, tergantung berapa yang Anda anggarkan. Hadiah adalah salah satu wujud perhatian Anda pada pasangan. Itu akan bisa menyenangkan hatinya, dan menyuburkan rasa cintanya pada Anda.
Bisa juga Anda membawakan oleh-oleh yang istimewa sepulang dari bepergian. Misalnya makanan atau barang yang khas dari daerah yangbaru saja Anda kunjungi.
3. Ciptakan kemesraan bersamanya.
Belajarlah dari kemesraan Rasul n kepada istri-istrinya.
* - Sering-seringlah mencium atau memeluknya.
Dari Aisyah x bahwa Nabi n mencium sebagian istrinya kemudian keluar menunaikan shalat tanpa berwudlu dahulu. (Riwayat Ahmad, dinilai lemah oleh Bukhari)
Dalam hadits lain, Ummul Mukminin Aisyah berkata, “Salah seorang di antara kami apabila haid dan Nabi Muhammad n ingin memeluknya, beliau menyuruhnya untuk berkain pada saat haidnya, kemudian beliau memeluknya.” Aisyah berkata, “Siapakah di antaramu yang dapat mengendalikan syahwat nya sebagaimanaNabi Muhammad n mengendalikan syahwat beliau?” (Riwayat Bukhari)
Dari hadits di atas tentu kita tahu, sekadar peluk cium tidak mesti diakhiri dengan jima’. Semua itu dilakukan untuk menunjukkancinta kasih beliau kepada istrinya. Seorang wanita yang diperlakukan seperti itu, akan semakin yakin kalau ia benar-benar dicintai oleh suaminya.
* - Mengajak/mengundi istrinya bila bepergian.
Aisyah x berkata, Rasulullah n bila ingin bepergian, beliau mengundi antara istri-istrinya, maka siapa yang undiannya keluar, beliau keluar bersamanya. (Muttafaq Alaihi)
Mengajak istri untuk bepergian adalah sunnah. Karena dengan mengajak istri, suami akan lebih “terjaga” dalam perjalanannya. Bukankah akan ada bermacam fitnah dan godaan yang akan dia lihat selama dalam perjalanan? Dengan membawa istri, ia akan merasa lebih tenang. Istri pun akan senang, karena bepergian bersama suami bisa menjadi ajang refreshing baginya.
* - Mandi bersama.
Ini juga bukan hal tabu bagi suami istri, karena bisa menambah kemesraan di antara keduanya. Rasulullah n juga pernah mandi bersama istrinya dengan satu bejana.
* - Mengajak lomba.
Dalam sebuah hadits dari Aisyah dikisahkan, bahwa Rasulullah n pernah mengajak Aisyah berlomba lari. Ketika Aisyah masih kurus, istri tercintaNabi itu memenangkannya. Saat Aisyah badannya gemuk, Nabilah yang menang. Lihatlah, betapa Nabi n bukanlah suami yang “selalu serius” terhadap istrinya. Beliau tidak hanya memberikan perintah dan larangan, tapi juga mengajaknya bersantai dan bermain-main.
* - Rebahan di pangkuan istri.
Aisyah x berkata, “Nabi Muhammad n. bersandar di pangkuanku, padahal aku sedang haid, kemudian beliau membaca al-Quran.” (Riwayat Bukhari)
4. Ingat-ingat kebaikannya. Lupakan dan maafkan keburukan dan kesalahannya.
Allah l berfirman, “Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka (istri-istri kamu), (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak.” (an-Nisa’: 19)
Demikian juga para istri, hendaknya bersabar bila menemui hal-hal yang kurang disukainya dari suaminya.
5. Berpikirlah positif.
Berpikirlah bahwa dialah yang terbaik bagi Anda. Jangan membandingkan dirinya dengan orang lain. Bukankah Anda sendiri tidak suka dibanding-bandingkan?
Ingatlah firman Allah l, “Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (al-Baqarah: 216)
6. Ingat saat awal menikah.
Masa-masa bulan madu, saat awal menikah begitu mengesankan. Ingat-ingatlah masa itu, dan jangan biarkan berlalu tanpa bekas. Sekali tempo, ajaklah pasangan Anda napak tilas ke tempat-tempat romantis atau sekedar warteg yang pernah Anda kunjungi saat pengantinbaru.
7. Jangan hanya menuntut hak, namun melalaikan kewajiban.
Hak dan kewajiban sebagai pasutri harus dilaksanakan secara seimbang. Tidak boleh masing-masing hanya menuntut haknya, sedangkan kewajibannya dilalaikan. Di antara hak suami atas istri ialah tidak menjauhi tempat tidur suami dan memperlakukannya dengan benar dan jujur, mentaati perintahnya dan tidak keluar (meninggalkan)rumah kecuali dengan izin suaminya, tidak memasukkan ke rumahnya orang-orang yang tidak disukai suaminya. Di antara kewajiban suami terhadap istrinya adalah memberinya nafkah, melindunginya dan mempergaulinya dengan baik.
8. Berdoa.
Lengkapilah usaha Anda dengan doa. Mohonlah kepada Allah l, agar menurunkan sakinah, mawaddah wa rahmah dalam rumah tangga Anda. Pilihlah waktu-waktu yang mustajab untuk berdoa. Misalnya sepertiga malam terakhir, di waktu safar (bepergian), antara adzan dan iqomat, dan pada hari Jumat setelah asar.
Agar doa Anda segera dikabulkan, mungkin Anda perlu mengamalkan hadits berikut ini:
“Barangsiapa ingin agar doanya terkabul dan kesulitan-kesulitannya teratasi, hendaklah dia menolong orang yang dalam kesempitan.” (Riwayat Ahmad)
*♥♥♥♥♥♥*•.¸¸.•´¯`•..*~Semo ga Bermanfa'at~.* ..•´¯`•.¸¸.•.*♥♥♥♥♥♥*
♥♫♥♫♥♫♥♥♫♥♫♥♫♥♥♫♥♫
بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِارَّحْمَنِ ارَّحِيم
لسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Ketika seseorang yang sudah lama menikah ditanya, sebesar apakah cintamu pada pasanganmu? Seringkali dia menjawab, “Tidak tahu.” Kadang-kadang malah ditambah, “Bahkan aku tak tahu apakah masih mencintainya atau tidak….” Padahal dulu, ketika masih pengantin baru, dia merasa sangat mencintai istri atau suaminya.
Memang, banyak orang yang saat awal menikah begitu mencintai pasangannya, namun seiring berjalannya waktu, cintanya kian surut, dan memudar. Rumah tangga jadi terasa hampa. Semuanya dilakukan hanya sebagai rutinitas, tak bermakna, dan hati pun jauh dari bahagia.
Kita tentu tak ingin, yang seperti itu terjadi dalam rumah tangga kita. Akan tetapi…jika rasa cinta kita pada pasangan benar-benar kian memudar, adakah resep mujarab yang bisa menumbuhkannya kembali? Tentu saja ada! Bukankah di antara pasangan yang sudah bercerai saja banyak yang masih bisa rujuk? Apalagi yang belum bercerai!
Resep itu bagaikan air yang disiramkan pada tanaman yang layu. Menjadikan tanaman itu tegak dan segar kembali. Resep itu begitu mudah dan sederhana. Semua orang bisa melakukannya. Hanya saja, tidak semua orang mau melakukannya. Karena, untuk melakukannya diperlukan ketulusan. Rasa ego dan gengsi yang bersemayam dalam hati pun harus dibuang.Apakah Anda siap dengan semua itu? Anda harus siap, bila ingin menyelamatkan istana cinta yang sudah Anda bangun dengan susah payah.
Menyegarkan Cinta yang Kian Pudar
Cinta itu seperti tanaman. Harus selalu disiram, dipupuk dan dirawat, agar tumbuh segar, bersemi, dan berbunga. Inilah beberapa resep yang bisa diandalkan untuk menumbuhkan kembalicinta Anda berdua.
1. Berhiaslah untuknya.
Kita semua tentu senang melihat suami atau istri yang selalu tampil menarik. Berhias, tidak selalu identik dengan make up. Tampillah di hadapan pasangan Anda dengan wajah yang ceria, rambut yang rapi, pakaian yang bersih dan sedikit parfum.
Untuk para suami, hendaknya ketika akan pulang dari bepergian memberi tahu istrinya lebih dulu, agar ia bisa bersiap-siap menyambut suaminya.
Dalam sebuah hadits, Jabir z berkisah, “Kami pernah bersama Nabi n dalam suatu peperangan. Ketika kami kembali ke Madinah, kami segera untuk masuk (ke rumah guna menemui keluarga). Maka beliau bersabda, ‘Bersabarlah sampai engkau memasuki pada waktu malam -yakni waktu isya’- agar wanita-wanita yang kusut dapat bersisir dan wanita-wanita yang ditinggal lama dapat berhias diri.’” (Muttafaq Alaihi). Menurut riwayatBukhari: “Apabila salah seorang di antara kamu lama menghilang, janganlah ia mengetuk keluarganya pada waktu malam.”
2. Beri dia kejutan/hadiah
Sekali-kali, berikan hadiah atau kejutan pada pasangan Anda. Pilih barang yang sangat disukainya, atau memang dibutuhkannya. Dari pakaian dalam, kaos atau daster, baju koko atau jubah, atau apa saja, tergantung berapa yang Anda anggarkan. Hadiah adalah salah satu wujud perhatian Anda pada pasangan. Itu akan bisa menyenangkan hatinya, dan menyuburkan rasa cintanya pada Anda.
Bisa juga Anda membawakan oleh-oleh yang istimewa sepulang dari bepergian. Misalnya makanan atau barang yang khas dari daerah yangbaru saja Anda kunjungi.
3. Ciptakan kemesraan bersamanya.
Belajarlah dari kemesraan Rasul n kepada istri-istrinya.
* - Sering-seringlah mencium atau memeluknya.
Dari Aisyah x bahwa Nabi n mencium sebagian istrinya kemudian keluar menunaikan shalat tanpa berwudlu dahulu. (Riwayat Ahmad, dinilai lemah oleh Bukhari)
Dalam hadits lain, Ummul Mukminin Aisyah berkata, “Salah seorang di antara kami apabila haid dan Nabi Muhammad n ingin memeluknya, beliau menyuruhnya untuk berkain pada saat haidnya, kemudian beliau memeluknya.” Aisyah berkata, “Siapakah di antaramu yang dapat mengendalikan syahwat nya sebagaimanaNabi Muhammad n mengendalikan syahwat beliau?” (Riwayat Bukhari)
Dari hadits di atas tentu kita tahu, sekadar peluk cium tidak mesti diakhiri dengan jima’. Semua itu dilakukan untuk menunjukkancinta kasih beliau kepada istrinya. Seorang wanita yang diperlakukan seperti itu, akan semakin yakin kalau ia benar-benar dicintai oleh suaminya.
* - Mengajak/mengundi istrinya bila bepergian.
Aisyah x berkata, Rasulullah n bila ingin bepergian, beliau mengundi antara istri-istrinya, maka siapa yang undiannya keluar, beliau keluar bersamanya. (Muttafaq Alaihi)
Mengajak istri untuk bepergian adalah sunnah. Karena dengan mengajak istri, suami akan lebih “terjaga” dalam perjalanannya. Bukankah akan ada bermacam fitnah dan godaan yang akan dia lihat selama dalam perjalanan? Dengan membawa istri, ia akan merasa lebih tenang. Istri pun akan senang, karena bepergian bersama suami bisa menjadi ajang refreshing baginya.
* - Mandi bersama.
Ini juga bukan hal tabu bagi suami istri, karena bisa menambah kemesraan di antara keduanya. Rasulullah n juga pernah mandi bersama istrinya dengan satu bejana.
* - Mengajak lomba.
Dalam sebuah hadits dari Aisyah dikisahkan, bahwa Rasulullah n pernah mengajak Aisyah berlomba lari. Ketika Aisyah masih kurus, istri tercintaNabi itu memenangkannya. Saat Aisyah badannya gemuk, Nabilah yang menang. Lihatlah, betapa Nabi n bukanlah suami yang “selalu serius” terhadap istrinya. Beliau tidak hanya memberikan perintah dan larangan, tapi juga mengajaknya bersantai dan bermain-main.
* - Rebahan di pangkuan istri.
Aisyah x berkata, “Nabi Muhammad n. bersandar di pangkuanku, padahal aku sedang haid, kemudian beliau membaca al-Quran.” (Riwayat Bukhari)
4. Ingat-ingat kebaikannya. Lupakan dan maafkan keburukan dan kesalahannya.
Allah l berfirman, “Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka (istri-istri kamu), (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak.” (an-Nisa’: 19)
Demikian juga para istri, hendaknya bersabar bila menemui hal-hal yang kurang disukainya dari suaminya.
5. Berpikirlah positif.
Berpikirlah bahwa dialah yang terbaik bagi Anda. Jangan membandingkan dirinya dengan orang lain. Bukankah Anda sendiri tidak suka dibanding-bandingkan?
Ingatlah firman Allah l, “Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (al-Baqarah: 216)
6. Ingat saat awal menikah.
Masa-masa bulan madu, saat awal menikah begitu mengesankan. Ingat-ingatlah masa itu, dan jangan biarkan berlalu tanpa bekas. Sekali tempo, ajaklah pasangan Anda napak tilas ke tempat-tempat romantis atau sekedar warteg yang pernah Anda kunjungi saat pengantinbaru.
7. Jangan hanya menuntut hak, namun melalaikan kewajiban.
Hak dan kewajiban sebagai pasutri harus dilaksanakan secara seimbang. Tidak boleh masing-masing hanya menuntut haknya, sedangkan kewajibannya dilalaikan. Di antara hak suami atas istri ialah tidak menjauhi tempat tidur suami dan memperlakukannya dengan benar dan jujur, mentaati perintahnya dan tidak keluar (meninggalkan)rumah kecuali dengan izin suaminya, tidak memasukkan ke rumahnya orang-orang yang tidak disukai suaminya. Di antara kewajiban suami terhadap istrinya adalah memberinya nafkah, melindunginya dan mempergaulinya dengan baik.
8. Berdoa.
Lengkapilah usaha Anda dengan doa. Mohonlah kepada Allah l, agar menurunkan sakinah, mawaddah wa rahmah dalam rumah tangga Anda. Pilihlah waktu-waktu yang mustajab untuk berdoa. Misalnya sepertiga malam terakhir, di waktu safar (bepergian), antara adzan dan iqomat, dan pada hari Jumat setelah asar.
Agar doa Anda segera dikabulkan, mungkin Anda perlu mengamalkan hadits berikut ini:
“Barangsiapa ingin agar doanya terkabul dan kesulitan-kesulitannya teratasi, hendaklah dia menolong orang yang dalam kesempitan.” (Riwayat Ahmad)
*♥♥♥♥♥♥*•.¸¸.•´¯`•..*~Semo ga Bermanfa'at~.* ..•´¯`•.¸¸.•.*♥♥♥♥♥♥*
♥♫♥♫♥♫♥♥♫♥♫♥♫♥♥♫♥♫
76 Tips menenangkan hati wanita
1. Bila saja anda pulang ke rumah, carilah dia dahulu sebelum anda lakukan perkara lain dan peluklah dia.
...2. Tanya kepadanya soalan-soalan yang tertentu menunjukkan anda sedar apakah yang dia rancang untuk lakukan hari ini.
3. Latihlah diri anda untuk mendengar serta bertanya soalan kepadanya.
4. Bentengi diri anda untuk menyelesaikan masalahnya, tapi tunjukkan sifat memahami anda.
5. Berikan padanya perhatian yang sebenar tanpa menunggu dia memintanya selama setengah jam setiap hari.
6. Bawakan kepadanya hadiah yang mengejutkannya pada bila-bila masa lebih-lebih lagi pada tarikh atau perayaan yang bermakna.
7. Rancanglah masa untuk bersamanya beberapa hari sebelum itu,jangan menunggu hingga malam Jumaat kemudian bertanya pula apakah yang hendak buat.
8. Jika pada suatu malam, dia merasa letih atau terlalu sibuk untuk memasak, tawarkan diri anda untuk memasak pula.
9. Selalulah memujinya dari segi kecantikan dan keanggunan rupa parasnya.
10. Akui perasaannya bila dia merasa marah.
11. Tawarkan bantuan kepadanya bila dia merasa letih dan penat.
12. Jadualkan mana-mana perjalanan lebih awal agar dia tidak kelam kabut membuat persediaan.
13. Sekiranya anda terlewat, jangan lupa untuk menelefon dia dan beritahu dia tentang hal itu.
14. Bila dia mahukan sokongan anda dengan bertanya mengenai sesuatu perkara, katakan ya atau tidak. Jangan jadikan dirinya rasa bersalah kerana bertanya.
15. Semasa perasaannya tersinggung, berikan padanya rasa simpati anda dan nyatakan kepadanya ‘Saya kasihan awak tersinggung’. Kemudian diamlah, biarkan dia dapat merasakan bahawa anda memahami yang dia tersinggung.
16. Jangan cuba jelaskan pula kenapa rasa tersinggungnya itu bukan salah anda.
17. Bila anda perlukan masa untuk bersendirian akibat gusar,katakan padanya anda akan pulang dan anda perlukan sedikit masa untuk berfikir mengenai sesuatu.
18. Sekiranya perasaan anda telah reda dan anda pulang ke rumah,bercakaplah dengannya apakah dia yang menggusarkan anda dengan cara yang hormat dan tidak menyalahkan dia. Dia perlu tahu agar dia tidak menyangka yang bukan-bukan.
19. Bila cuaca sejuk, eloklah rapatkan diri anda kepadanya dan biarkan kehangatan tubuh anda dapat menghangatkan jiwanya.
20. Pada masa dia mahu berbincang dengan anda, letakkan buku,majalah atau akhbar yang sedang anda baca, dan tutup TV. Berikan perhatian sepenuhnya.
21. Sekiranya selalunya dia yang membasuh pinggan, sesekali bantu dia untuk membasuh pinggan pula, terutamanya jika dia letih.Bantulah dia menggosok bekas yang sukar atau kerja membasuh yang sukar.
22. Pastikan bila dia letih atau marah, tanya dia apa yang dia hendak buat dan tawarkan bantuan anda dengan melakukan beberapa kerja yang akan dilakukannya.
23. Bila anda hendak keluar rumah, tanya dia adakah barang yang patut dibeli, dan jangan lupa pula membelinya.
24. Beritahu padanya bila anda mahu tidur atau mahu keluar.
25. Berikan dia lima kali pelukan setiap hari. Satu waktu subuh, satu zohor, asar, maghrib dan isya’. Jika tidak berkesempatan,himpunkan dua atau tiga pelukan pada waktu yang terluang.
26. Telefon dia semasa anda bekerja dan bertanya khabar atau kongsikan sesuatu yang menarik, atau hanya katakan ‘Aku cinta padamu’.
27. Katakan ‘Aku cinta padamu’ sekurang-kurangnya sekali sehari.
28. Bantu dia untuk mengemaskan katil dan membersihkan bilik tidur.
29. Letakkan pakaian yang sudah patut di basuh ke bakul yang dikhaskan.
30. Selalulah periksa sama ada tong sampah sudah penuh dan tolong buang sampah. Kemudian tolong letakkan plastik sampah dalam tong tu.
31. Bila anda hendak berjalan jauh, telefon dia, biar dia tahu anda selamat sampai dan berikan nombor telefon tempat itu.
32. Basuhkan kereta yang dipakainya.
33. Bersihkan diri anda dan pakai wangi-wangian sebelum jima’ jika itu yang dia suka.
34. Bila dia merasa marah kepada seseorang, eloklah anda menyebelahi isteri anda. Kalau anda tidak bersetuju dengan caranya, itu boleh diselesaikan kemudian.
35. Selalulah tawarkan diri anda untuk mengurut belakang,tengkuk dan kakinya.
36. Jadikan tabiat merangkulnya dan mengasihinya yang bukan bertujuan untuk jima’.
37. Sabarlah bila dia mahu berkongsi pendapat dengan anda. Jangan mengalihkan pandangan anda pada benda lain, atau melihat jam.
38. Tunjukkan kasih sayang anda ketika bersamanya walau di khalayak ramai.
39. Bila anda memegang tangannya, jangan pula jadikan tangan anda kaku dan lumpuh.
40. Ambil tahu apakah makanan atau minuman yang dia suka agar anda boleh suruh dia memilih apa yang dia memang gemar.
41. Sarankan beberapa restoran yang baik, jangan bebankan padanya untuk menentukan di mana hendak makan.
42. Luangkan masa anda untuk pergi bersamanya ke tempat yang dia suka pergi, selama mana tempat itu adalah tempat yang baik atau diharuskan.
43. Wujudkan masa bila mana anda boleh memakai pakaian bersama-sama.
44. Cuba memahami bila dia lewat atau tiba-tiba mahu menukar pakaiannya.
45. Berikan perhatian yang lebih kepadanya daripada orang lain ketika anda berada di khalayak ramai.
46. Jadikan dia lebih penting dari anak-anak anda. Biarkan anak-anak anda menyaksikan bahawa isteri mendapat perhatian anda yang lebih utama dan lebih awal sebagai contoh kepada mereka.
47. Belikan dia hadiah-hadiah kecil dan comel.
48. Belikan untuknya pakaian. Pastikan anda tahu saiz tubuhnya serta warna, fesyen dan corak yang lebih digemarinya. Atau anda boleh belikan kain untuk dijahit kemudiannya.
49. Ambillah gambarnya pada waktu-waktu keramaian atau di tempat-tempat yang mahu dijadikan kenangan.
50. Luangkan masa bersendirian dengannya untuk melakukan sesuatu yang romantik.
51. Biar dia tahu bahawa anda bawa gambarya dalam dompet anda dan menggantikan ia dengan gambar terbaru bila sudah sampai masanya.
52. Biarlah anda yang memandu ketika berjalan jauh. Pandulah dengan selamat, tidak terlalu laju hingga mengecutkan hatinya dan tidak pula terlalu perlahan sedangkan anda boleh laju.
53. Perhatikan bagaimanakah perasaannya dan berikan komen yang menunjukkan anda ambil berat seperti ‘Awak nampaknya gembira hari ini’ atau ‘Awak nampak letih’ dan kalau boleh tanya sebabnya agar anda tahu apa yang mengembirakannya dan sebaliknya.
54. Bila anda keluar bersamanya, anda sendiri perlulah tahu arah tujuan anda agar dia tidak terasa tertekan memandu arah kepada anda.
55. Solat bersama dan berdoa bersama.
56. Kejutkan dia dengan puisi atau nota cinta.
57. Layanilah dia sebagaimana anda melayani semasa awal-awal dahulu.
58. Tawarkan diri untuk membaiki sesuatu di rumah. nyatakan anda ada masa untuk itu. Tapi jangan pula tawarkan diri melakukan perkara yang tidak mampu anda lakukan dengan baik. Tolong asah pisau. Gunakan gam yang baik untuk melekatkan sesuatu yang telah pecah. Tolong gantikan lampu yang telah terbakar.
59. Bacakan dengan kuat sesuatu ruangan akhbar yang menarik minatnya.
60. Tuliskan dengan kemas apa-apa pesanan untuknya yang anda terima melalui telefon.
61. Pastikan bilik mandi bersih dan kering bila anda sudah mandi.
62. Bukakan pintu untuknya. Tawarkan diri untuk membawa barangan yang dibawanya. Tawarkan untuk bawakan barangan yang berat. Jika hendak berjalan, letak dan barangan yang hendak dibawa di kereta.
63. Bila dia memasak, pujilah masakannya.
64. Sewaktu anda mendengar dia berkata, pandanglah ke matanya. Tunjukkan bahawa anda berminat dengan menyatakan ‘Betul kata awak’. Di masa yang sesuai, pegang dia dengan tangan anda bila anda berkata kepadanya.
65. Tunjukkan minat anda pada apa yang dia buat hari ini, pada buku yang dia baca, dan pada orang lain yang dia hubungi.
66. Bersedialah untuk masuk tidur bersama dan masuklah ke kamar seiring dengannya.
67. Berikan dia ciuman dan berikan salam atau kata selamat tinggal bila anda mahu keluar rumah.
68. Ketawalah pada jenaka dan senda guraunya.
69. Katakan terima kasih bila dia buat sesuatu untuk anda.
70. Rancanglah untuk makan angin bersamanya.
71. Berbincanglah dengan cara yang menunjukkan kepadanya bahawa anda mahu dia dapat apa yang dia kehendaki dan anda juga mahu apa yang anda kehendaki. Ambil berat, tapi jangan berat sebelah.
72. Bila anda berjauhan darinya, beritahu padanya bahawa anda rindu padanya.
73. Belikan untuknya makanan yang dia gemari.
74. Minta pandangannya tentang sesuatu dan hargai pandangannya.
75. Ramai lelaki menganggap yang penting bila bersama wanita ialah melakukan perkara-perkara besar saja tetapi sebenarnya yang akan memenangi hati wanita ialah bila lelaki melakukan hal-hal kecil untuk membantunya dan menunjukkan anda ambil berat padanya. Dengan cara ini wanita akan merasa dirinya dicintai. Bila dia merasa dicintai, dia akan cinta pada anda tanpa berdolak-dalik.
76. Anda juga akan dapati bahawa melakukan kerja-kerja kecil untuk wanita akan mengubati hati anda. Bila dia gembira anda akan turut gembira. Anda akan merasa lebih berguna dan berjasa kerana isteri anda telah memperolehi perhatian yang dia perlukan.,,,,,,Wallahua'la ambishawaab.
salam ukhuwahfillah
...2. Tanya kepadanya soalan-soalan yang tertentu menunjukkan anda sedar apakah yang dia rancang untuk lakukan hari ini.
3. Latihlah diri anda untuk mendengar serta bertanya soalan kepadanya.
4. Bentengi diri anda untuk menyelesaikan masalahnya, tapi tunjukkan sifat memahami anda.
5. Berikan padanya perhatian yang sebenar tanpa menunggu dia memintanya selama setengah jam setiap hari.
6. Bawakan kepadanya hadiah yang mengejutkannya pada bila-bila masa lebih-lebih lagi pada tarikh atau perayaan yang bermakna.
7. Rancanglah masa untuk bersamanya beberapa hari sebelum itu,jangan menunggu hingga malam Jumaat kemudian bertanya pula apakah yang hendak buat.
8. Jika pada suatu malam, dia merasa letih atau terlalu sibuk untuk memasak, tawarkan diri anda untuk memasak pula.
9. Selalulah memujinya dari segi kecantikan dan keanggunan rupa parasnya.
10. Akui perasaannya bila dia merasa marah.
11. Tawarkan bantuan kepadanya bila dia merasa letih dan penat.
12. Jadualkan mana-mana perjalanan lebih awal agar dia tidak kelam kabut membuat persediaan.
13. Sekiranya anda terlewat, jangan lupa untuk menelefon dia dan beritahu dia tentang hal itu.
14. Bila dia mahukan sokongan anda dengan bertanya mengenai sesuatu perkara, katakan ya atau tidak. Jangan jadikan dirinya rasa bersalah kerana bertanya.
15. Semasa perasaannya tersinggung, berikan padanya rasa simpati anda dan nyatakan kepadanya ‘Saya kasihan awak tersinggung’. Kemudian diamlah, biarkan dia dapat merasakan bahawa anda memahami yang dia tersinggung.
16. Jangan cuba jelaskan pula kenapa rasa tersinggungnya itu bukan salah anda.
17. Bila anda perlukan masa untuk bersendirian akibat gusar,katakan padanya anda akan pulang dan anda perlukan sedikit masa untuk berfikir mengenai sesuatu.
18. Sekiranya perasaan anda telah reda dan anda pulang ke rumah,bercakaplah dengannya apakah dia yang menggusarkan anda dengan cara yang hormat dan tidak menyalahkan dia. Dia perlu tahu agar dia tidak menyangka yang bukan-bukan.
19. Bila cuaca sejuk, eloklah rapatkan diri anda kepadanya dan biarkan kehangatan tubuh anda dapat menghangatkan jiwanya.
20. Pada masa dia mahu berbincang dengan anda, letakkan buku,majalah atau akhbar yang sedang anda baca, dan tutup TV. Berikan perhatian sepenuhnya.
21. Sekiranya selalunya dia yang membasuh pinggan, sesekali bantu dia untuk membasuh pinggan pula, terutamanya jika dia letih.Bantulah dia menggosok bekas yang sukar atau kerja membasuh yang sukar.
22. Pastikan bila dia letih atau marah, tanya dia apa yang dia hendak buat dan tawarkan bantuan anda dengan melakukan beberapa kerja yang akan dilakukannya.
23. Bila anda hendak keluar rumah, tanya dia adakah barang yang patut dibeli, dan jangan lupa pula membelinya.
24. Beritahu padanya bila anda mahu tidur atau mahu keluar.
25. Berikan dia lima kali pelukan setiap hari. Satu waktu subuh, satu zohor, asar, maghrib dan isya’. Jika tidak berkesempatan,himpunkan dua atau tiga pelukan pada waktu yang terluang.
26. Telefon dia semasa anda bekerja dan bertanya khabar atau kongsikan sesuatu yang menarik, atau hanya katakan ‘Aku cinta padamu’.
27. Katakan ‘Aku cinta padamu’ sekurang-kurangnya sekali sehari.
28. Bantu dia untuk mengemaskan katil dan membersihkan bilik tidur.
29. Letakkan pakaian yang sudah patut di basuh ke bakul yang dikhaskan.
30. Selalulah periksa sama ada tong sampah sudah penuh dan tolong buang sampah. Kemudian tolong letakkan plastik sampah dalam tong tu.
31. Bila anda hendak berjalan jauh, telefon dia, biar dia tahu anda selamat sampai dan berikan nombor telefon tempat itu.
32. Basuhkan kereta yang dipakainya.
33. Bersihkan diri anda dan pakai wangi-wangian sebelum jima’ jika itu yang dia suka.
34. Bila dia merasa marah kepada seseorang, eloklah anda menyebelahi isteri anda. Kalau anda tidak bersetuju dengan caranya, itu boleh diselesaikan kemudian.
35. Selalulah tawarkan diri anda untuk mengurut belakang,tengkuk dan kakinya.
36. Jadikan tabiat merangkulnya dan mengasihinya yang bukan bertujuan untuk jima’.
37. Sabarlah bila dia mahu berkongsi pendapat dengan anda. Jangan mengalihkan pandangan anda pada benda lain, atau melihat jam.
38. Tunjukkan kasih sayang anda ketika bersamanya walau di khalayak ramai.
39. Bila anda memegang tangannya, jangan pula jadikan tangan anda kaku dan lumpuh.
40. Ambil tahu apakah makanan atau minuman yang dia suka agar anda boleh suruh dia memilih apa yang dia memang gemar.
41. Sarankan beberapa restoran yang baik, jangan bebankan padanya untuk menentukan di mana hendak makan.
42. Luangkan masa anda untuk pergi bersamanya ke tempat yang dia suka pergi, selama mana tempat itu adalah tempat yang baik atau diharuskan.
43. Wujudkan masa bila mana anda boleh memakai pakaian bersama-sama.
44. Cuba memahami bila dia lewat atau tiba-tiba mahu menukar pakaiannya.
45. Berikan perhatian yang lebih kepadanya daripada orang lain ketika anda berada di khalayak ramai.
46. Jadikan dia lebih penting dari anak-anak anda. Biarkan anak-anak anda menyaksikan bahawa isteri mendapat perhatian anda yang lebih utama dan lebih awal sebagai contoh kepada mereka.
47. Belikan dia hadiah-hadiah kecil dan comel.
48. Belikan untuknya pakaian. Pastikan anda tahu saiz tubuhnya serta warna, fesyen dan corak yang lebih digemarinya. Atau anda boleh belikan kain untuk dijahit kemudiannya.
49. Ambillah gambarnya pada waktu-waktu keramaian atau di tempat-tempat yang mahu dijadikan kenangan.
50. Luangkan masa bersendirian dengannya untuk melakukan sesuatu yang romantik.
51. Biar dia tahu bahawa anda bawa gambarya dalam dompet anda dan menggantikan ia dengan gambar terbaru bila sudah sampai masanya.
52. Biarlah anda yang memandu ketika berjalan jauh. Pandulah dengan selamat, tidak terlalu laju hingga mengecutkan hatinya dan tidak pula terlalu perlahan sedangkan anda boleh laju.
53. Perhatikan bagaimanakah perasaannya dan berikan komen yang menunjukkan anda ambil berat seperti ‘Awak nampaknya gembira hari ini’ atau ‘Awak nampak letih’ dan kalau boleh tanya sebabnya agar anda tahu apa yang mengembirakannya dan sebaliknya.
54. Bila anda keluar bersamanya, anda sendiri perlulah tahu arah tujuan anda agar dia tidak terasa tertekan memandu arah kepada anda.
55. Solat bersama dan berdoa bersama.
56. Kejutkan dia dengan puisi atau nota cinta.
57. Layanilah dia sebagaimana anda melayani semasa awal-awal dahulu.
58. Tawarkan diri untuk membaiki sesuatu di rumah. nyatakan anda ada masa untuk itu. Tapi jangan pula tawarkan diri melakukan perkara yang tidak mampu anda lakukan dengan baik. Tolong asah pisau. Gunakan gam yang baik untuk melekatkan sesuatu yang telah pecah. Tolong gantikan lampu yang telah terbakar.
59. Bacakan dengan kuat sesuatu ruangan akhbar yang menarik minatnya.
60. Tuliskan dengan kemas apa-apa pesanan untuknya yang anda terima melalui telefon.
61. Pastikan bilik mandi bersih dan kering bila anda sudah mandi.
62. Bukakan pintu untuknya. Tawarkan diri untuk membawa barangan yang dibawanya. Tawarkan untuk bawakan barangan yang berat. Jika hendak berjalan, letak dan barangan yang hendak dibawa di kereta.
63. Bila dia memasak, pujilah masakannya.
64. Sewaktu anda mendengar dia berkata, pandanglah ke matanya. Tunjukkan bahawa anda berminat dengan menyatakan ‘Betul kata awak’. Di masa yang sesuai, pegang dia dengan tangan anda bila anda berkata kepadanya.
65. Tunjukkan minat anda pada apa yang dia buat hari ini, pada buku yang dia baca, dan pada orang lain yang dia hubungi.
66. Bersedialah untuk masuk tidur bersama dan masuklah ke kamar seiring dengannya.
67. Berikan dia ciuman dan berikan salam atau kata selamat tinggal bila anda mahu keluar rumah.
68. Ketawalah pada jenaka dan senda guraunya.
69. Katakan terima kasih bila dia buat sesuatu untuk anda.
70. Rancanglah untuk makan angin bersamanya.
71. Berbincanglah dengan cara yang menunjukkan kepadanya bahawa anda mahu dia dapat apa yang dia kehendaki dan anda juga mahu apa yang anda kehendaki. Ambil berat, tapi jangan berat sebelah.
72. Bila anda berjauhan darinya, beritahu padanya bahawa anda rindu padanya.
73. Belikan untuknya makanan yang dia gemari.
74. Minta pandangannya tentang sesuatu dan hargai pandangannya.
75. Ramai lelaki menganggap yang penting bila bersama wanita ialah melakukan perkara-perkara besar saja tetapi sebenarnya yang akan memenangi hati wanita ialah bila lelaki melakukan hal-hal kecil untuk membantunya dan menunjukkan anda ambil berat padanya. Dengan cara ini wanita akan merasa dirinya dicintai. Bila dia merasa dicintai, dia akan cinta pada anda tanpa berdolak-dalik.
76. Anda juga akan dapati bahawa melakukan kerja-kerja kecil untuk wanita akan mengubati hati anda. Bila dia gembira anda akan turut gembira. Anda akan merasa lebih berguna dan berjasa kerana isteri anda telah memperolehi perhatian yang dia perlukan.,,,,,,Wallahua'la ambishawaab.
salam ukhuwahfillah
"MUNGKIN PERINGATAN INI ANDA ANGGAP BASI"
Namun tetap diwaspadai
---Hati-Hati KALIGRAFI
KRISTIANI DIJUAL BEBAS---
14 Desember 2007 @ 2:45
pm › albahar
Bisa dipastikan , hampir tak seorang pun umat Islam yang
tidak menyukai kaligrafi
Islam yang memuat ayat-ayat
tertentu dari Al-Qur‘an.
Misalnya, kaligrafi khat Arab
bacaan Allah, Allahu Akbar, Muhammad, Basmalah, ayat
Kursi, surat Al-Fatihah, dll. Ini
adalah hal yang baik dan perlu
dilestarikan. Sebab memajang
ayat-ayat dengan tulisan
indah di rumah adalah salah satu ekspresi kecintaan
kepada Al-Qur‘an.
Tetapi, untuk kaligrafi model
satu ini –dan kaligrafi lainnya
yang sejenis– kaum Muslimin
jangan tertipu oleh musang
berbulu ayam. Sebab kaligrafi
ini pun indah dan dijual bebas di berbagai toko buku.
Kaligrafi melingkar ukuran
setengah meter persegi ini
bagian tengahnya bertuliskan
“abana” yang berarti “bapa
kami”.
Dalam teologi Kristen, kata ini berarti Allah (Allah
Bapak). Bila dibaca dengan
teliti, maka bacaan yang
lengkap adalah “abana alladzi
fis-samawati….dst”. Tanyakanlah kepada ustadz
yang hafal Al-Qur‘an, ayat
tersebut ada di surat apa dan
ayat berapa? Pasti ustadz
tersebut akan geleng-geleng
kepala seraya menjawab bahwa itu bukan ayat Al-
Qur‘an.
Jawaban ini tepat
sekali, karena kaligrafi ini
bukan Al-Qur‘an, tapi ayat
Bibel, tepatnya Injil Matius
pasal 6 ayat 9-13 yang terjemah Indonesianya
demikian: “Karena itu berdoalah
demikian: Bapak kami yang di
sorga, dikuduskanlah nama-
Mu, datanglah Kerajaan-Mu,
jadilah kehendak-Mu di bumi
seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini makanan
kami yang secukupnya dan
ampunilah kami akan
kesalahan kami, seperti kami
juga mengampuni orang yang
bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke
dalam pencobaan, tetapi
lepaskanlah kami dari pada
yang jahat. Karena Engkaulah
yang empunya Kerajaan dan
kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.”
Entah sudah berapa banyak
kaum Muslimin yang
menghiasi rumahnya dengan
ayat Bibel berupa kaligrafi
kristiani tersebut, mengingat
kaligrafi itu dijual di seluruh Indonesia. Padahal sebutan
“Bapak Kami” kepada Allah
adalah kesalahan besar yang
bertentangan dengan Al-
Qur`an surat Al-Ikhlash
1-4.
---Hati-Hati KALIGRAFI
KRISTIANI DIJUAL BEBAS---
14 Desember 2007 @ 2:45
pm › albahar
Bisa dipastikan , hampir tak seorang pun umat Islam yang
tidak menyukai kaligrafi
Islam yang memuat ayat-ayat
tertentu dari Al-Qur‘an.
Misalnya, kaligrafi khat Arab
bacaan Allah, Allahu Akbar, Muhammad, Basmalah, ayat
Kursi, surat Al-Fatihah, dll. Ini
adalah hal yang baik dan perlu
dilestarikan. Sebab memajang
ayat-ayat dengan tulisan
indah di rumah adalah salah satu ekspresi kecintaan
kepada Al-Qur‘an.
Tetapi, untuk kaligrafi model
satu ini –dan kaligrafi lainnya
yang sejenis– kaum Muslimin
jangan tertipu oleh musang
berbulu ayam. Sebab kaligrafi
ini pun indah dan dijual bebas di berbagai toko buku.
Kaligrafi melingkar ukuran
setengah meter persegi ini
bagian tengahnya bertuliskan
“abana” yang berarti “bapa
kami”.
Dalam teologi Kristen, kata ini berarti Allah (Allah
Bapak). Bila dibaca dengan
teliti, maka bacaan yang
lengkap adalah “abana alladzi
fis-samawati….dst”. Tanyakanlah kepada ustadz
yang hafal Al-Qur‘an, ayat
tersebut ada di surat apa dan
ayat berapa? Pasti ustadz
tersebut akan geleng-geleng
kepala seraya menjawab bahwa itu bukan ayat Al-
Qur‘an.
Jawaban ini tepat
sekali, karena kaligrafi ini
bukan Al-Qur‘an, tapi ayat
Bibel, tepatnya Injil Matius
pasal 6 ayat 9-13 yang terjemah Indonesianya
demikian: “Karena itu berdoalah
demikian: Bapak kami yang di
sorga, dikuduskanlah nama-
Mu, datanglah Kerajaan-Mu,
jadilah kehendak-Mu di bumi
seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini makanan
kami yang secukupnya dan
ampunilah kami akan
kesalahan kami, seperti kami
juga mengampuni orang yang
bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke
dalam pencobaan, tetapi
lepaskanlah kami dari pada
yang jahat. Karena Engkaulah
yang empunya Kerajaan dan
kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.”
Entah sudah berapa banyak
kaum Muslimin yang
menghiasi rumahnya dengan
ayat Bibel berupa kaligrafi
kristiani tersebut, mengingat
kaligrafi itu dijual di seluruh Indonesia. Padahal sebutan
“Bapak Kami” kepada Allah
adalah kesalahan besar yang
bertentangan dengan Al-
Qur`an surat Al-Ikhlash
1-4.
(¯`v´¯)♥ `·.¸.·``(´'`v´'`) ♥ ...♥♥...♥`•.¸.•´❤Ukhti,Ing inkah kau menjadi bidadari ? ❤ ¸.•´¸.•* ♥`·.¸.¸¸. ♥♥♥♥♥♥•.¸.•´♥¸.•* ♥♥♥♥♥♥♥ `·.¸.¸¸. ♥ — ✿`*•
Ukhti…
Inginkah kau menjadi bidadari ?
Bersanding dengan para wanita yang utama
Yang pernah tertulis dalam sejarah kehidupan manusia
♪♫•*¨*•.¸¸❤¸¸.•*¨*•♫♪♪♫•*¨ *•.¸¸❤¸¸.•*¨*•♫♪
Ukhti…
Inginkah kau menjadi bidadari ?
Layaknya Haula bin Jatsi
Yang tuntutan dan doanya tercatat dalam Al-Qur’an
Bukti cinta dan kedekatannya dengan Rabbnya
♪♫•*¨*•.¸¸❤¸¸.•*¨*•♫♪♪♫•*¨ *•.¸¸❤¸¸.•*¨*•♫♪
Ukhti…
Inginkah kau menjadi bidadari ?
Layaknya Aisyah r.a
Wanita mulia penghafal Al-Qur’an
Yang kecerdasan dan keilmuannya
Saksi perjuangan pengemban risalah
♪♫•*¨*•.¸¸❤¸¸.•*¨*•♫♪♪♫•*¨ *•.¸¸❤¸¸.•*¨*•♫♪
Ukhti…
Inginkah kau menjadi bidadari ?
Layaknya Ummu Sulaim
Yang kesabarannya menjadi saksi
sebaik-baik perhiasan dunia
Istri sholehah
♪♫•*¨*•.¸¸❤¸¸.•*¨*•♫♪♪♫•*¨ *•.¸¸❤¸¸.•*¨*•♫♪
Ukhti…
Inginkah kau menjadi bidadari ?
Kulihat anggukan tegas dari kepalamu
Kulihat binar mata di wajahmu
Kurasakan gelora hamasah di jiwamu
Kau pasti ingin menjadi bidadari…
Apakah ini hanya anganmu atau citamu
Apakah ini hanya mimpi atau orbit khayalmu
Karena bidadari
Tak kenal lelah berinteraksi dengan beratnya DA'WAH
Tak kenal menyerah dalam ketaatan pada RABB-NYA
Tak mau berpisah dengan surat cinta dariNYA
♪♫•*¨*•.¸¸❤¸¸.•*¨*•♫♪♪♫•*¨ *•.¸¸❤¸¸.•*¨*•♫♪
Ukhti…
Kuharap kita masih ingin menjadi bidadari
Sebesar apapun harga yang harus dibayar
Seberat apapun tadhiyah yang kita korbankan
Kita akan terus berjihad
Tak kenal henti
Berbekal semangat AL-QUR'AN
Dustur penerang JIWA
Maju kehadapan
Mujahidah BIDADARI SEJATI
♪♫•*¨*•.¸¸❤¸¸.•*¨*•♫♪♪♫•*¨ *•.¸¸❤¸¸.•*¨*•♫♪
Ukhti....
Mari menjadi BIDADARI CAHAYA
Yang lisannya adalah AL-QUR'AN
Yang kegemarannya adalah TILAWAH
Yang cintanya adalah HAFALAN
Yang hidupnya dibawah naungan AL-QUR'AN
Meretas dalam IMAN
Menjadi BIDADARI CAHAYA
BAITI JANNATI
Karena seorang MUJAHID
Hanya akan lahir dari rahim-rahim MUJAHIDAH
Hanya akan tsabat dengan dukungan seorang istri MUJAHIDAH
Hanya akan teguh dengan patner DA`WAH seorang MUJAHIDAH
Yang bercita-cita punya JUNDI HAFIDZ/HAFIDZAH
Yang hanya akan tercapai dengan pembinaan seorang UMMI HAFIDZAH
♪♫•*¨*•.¸¸❤¸¸.•*¨*•♫♪♪♫•*¨*•.¸¸❤¸¸.•*¨*•♫♪
(¯`v´¯).♥ Aamiin ya Robbal 'alamiin ♥.(¯`v´¯)
`·.¸.·`(´'`v´'`) ♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥(´'`v´'`)`·.¸.·`
..♥♥..♥`•.¸.•´.(¯`v´¯)(¯`v ´¯).`•.¸.•´♥..♥♥..
♥•*¨*•.¸¸¸¸.•*¨*•♥♥♥♥•*¨*•.¸¸¸¸.•*¨*•♥
Inginkah kau menjadi bidadari ?
Bersanding dengan para wanita yang utama
Yang pernah tertulis dalam sejarah kehidupan manusia
♪♫•*¨*•.¸¸❤¸¸.•*¨*•♫♪♪♫•*¨ *•.¸¸❤¸¸.•*¨*•♫♪
Ukhti…
Inginkah kau menjadi bidadari ?
Layaknya Haula bin Jatsi
Yang tuntutan dan doanya tercatat dalam Al-Qur’an
Bukti cinta dan kedekatannya dengan Rabbnya
♪♫•*¨*•.¸¸❤¸¸.•*¨*•♫♪♪♫•*¨ *•.¸¸❤¸¸.•*¨*•♫♪
Ukhti…
Inginkah kau menjadi bidadari ?
Layaknya Aisyah r.a
Wanita mulia penghafal Al-Qur’an
Yang kecerdasan dan keilmuannya
Saksi perjuangan pengemban risalah
♪♫•*¨*•.¸¸❤¸¸.•*¨*•♫♪♪♫•*¨ *•.¸¸❤¸¸.•*¨*•♫♪
Ukhti…
Inginkah kau menjadi bidadari ?
Layaknya Ummu Sulaim
Yang kesabarannya menjadi saksi
sebaik-baik perhiasan dunia
Istri sholehah
♪♫•*¨*•.¸¸❤¸¸.•*¨*•♫♪♪♫•*¨ *•.¸¸❤¸¸.•*¨*•♫♪
Ukhti…
Inginkah kau menjadi bidadari ?
Kulihat anggukan tegas dari kepalamu
Kulihat binar mata di wajahmu
Kurasakan gelora hamasah di jiwamu
Kau pasti ingin menjadi bidadari…
Apakah ini hanya anganmu atau citamu
Apakah ini hanya mimpi atau orbit khayalmu
Karena bidadari
Tak kenal lelah berinteraksi dengan beratnya DA'WAH
Tak kenal menyerah dalam ketaatan pada RABB-NYA
Tak mau berpisah dengan surat cinta dariNYA
♪♫•*¨*•.¸¸❤¸¸.•*¨*•♫♪♪♫•*¨ *•.¸¸❤¸¸.•*¨*•♫♪
Ukhti…
Kuharap kita masih ingin menjadi bidadari
Sebesar apapun harga yang harus dibayar
Seberat apapun tadhiyah yang kita korbankan
Kita akan terus berjihad
Tak kenal henti
Berbekal semangat AL-QUR'AN
Dustur penerang JIWA
Maju kehadapan
Mujahidah BIDADARI SEJATI
♪♫•*¨*•.¸¸❤¸¸.•*¨*•♫♪♪♫•*¨ *•.¸¸❤¸¸.•*¨*•♫♪
Ukhti....
Mari menjadi BIDADARI CAHAYA
Yang lisannya adalah AL-QUR'AN
Yang kegemarannya adalah TILAWAH
Yang cintanya adalah HAFALAN
Yang hidupnya dibawah naungan AL-QUR'AN
Meretas dalam IMAN
Menjadi BIDADARI CAHAYA
BAITI JANNATI
Karena seorang MUJAHID
Hanya akan lahir dari rahim-rahim MUJAHIDAH
Hanya akan tsabat dengan dukungan seorang istri MUJAHIDAH
Hanya akan teguh dengan patner DA`WAH seorang MUJAHIDAH
Yang bercita-cita punya JUNDI HAFIDZ/HAFIDZAH
Yang hanya akan tercapai dengan pembinaan seorang UMMI HAFIDZAH
♪♫•*¨*•.¸¸❤¸¸.•*¨*•♫♪♪♫•*¨*•.¸¸❤¸¸.•*¨*•♫♪
(¯`v´¯).♥ Aamiin ya Robbal 'alamiin ♥.(¯`v´¯)
`·.¸.·`(´'`v´'`) ♥♥♥♥♥♥♥♥♥♥(´'`v´'`)`·.¸.·`
..♥♥..♥`•.¸.•´.(¯`v´¯)(¯`v ´¯).`•.¸.•´♥..♥♥..
♥•*¨*•.¸¸¸¸.•*¨*•♥♥♥♥•*¨*•.¸¸¸¸.•*¨*•♥
Langganan:
Postingan (Atom)