Jumat, 17 Desember 2010

HATIKU

Ya Allah...
Dengan rahmat-Mu Aku mohon pertolongan dari-Mu
perelokkanlah segala urusanku di dunia dan di akhirat

Aamiin... Aamiin... Aamiin...
Ya Rabbal Alamin


____(۩۩۩۩۩۩)
__(۩۩SSSSS۩۩)____(۩۩۩۩۩)
_(۩۩SSSSSSSS۩۩۩ ۩۩SSSSS۩۩)
(۩۩SSSSSSSSSSS۩۩SSSSSSS۩۩)
(۩۩SSSSSSSSSSSS۩SSSSSSSS۩۩)
(۩۩SSSSSSSSSSSSSSSSSSSSS۩۩)
_(۩۩SSSSSSSSSSSSSSSSSSSS۩۩)
__(۩۩SSSSSSSSSSSSSSSSSS۩۩)
___(۩۩SSSSSSSSSSSSSSSS۩۩)
_____(۩۩SSSSSSSSSSSSS۩۩)
_______(۩۩SSSSSSSSS۩۩)
_________(۩۩SSSSS۩۩)
___________(۩۩S۩۩)
__۩۩۩۩۩۩____(۩۩)
_۩۩۩۩۩۩۩۩____۩۩
۩۩۩۩___۩_____۩۩
۩۩۩__________ ۩۩
_۩۩__________۩۩
__۩۩________۩۩
____۩۩۩۩۩۩_۩
_________۩
________۩____۩۩۩۩
_______ ۩____۩۩۩۩۩۩
________۩_____ ۩۩۩۩
_________۩______۩۩
___________۩۩۩۩۩۩_______
♥█♥.¸¸.·´¯`• ♥ •´¯`·.¸¸ ♥█♥

Nay Sudarminto

Kamis, 16 Desember 2010

Pesan Asma' binti Kharijah al-Fazariyah kepada Putrinya


" Wahai anakku, sesungguhnya engkau telah keluar dari kehidupan yang selama ini engkau kenal, sekarang engkau akan berada diranjang yang belum pernah engkau ketahui, bersama pasangan yang belum sepenuhnya engkau kenali. Karena itu jadilah engkau bumi baginya dan dia akan menjadi langit bagimu. Jadilah engkau hamparan baginya dan dia akan menjadi tiang bagimu. 'Jadilah engkau budak baginya dn dia akan menjadi hamba sahaya bagimu.

" Janganlah engkau menentangnya, sehingga ia membencimu, janganlah engkau menjauh darinya, sehingga ia melupakanmu.. Jika ia menjauh darimu maka menjauh pulalah engkau darinya, dan jagalah hidungnya, pendengarannya dan matanya.
Jangan sampai ia mencium darimu kecuali yang harum, janganlah ia mendengar kecuali yang baik, dan jangan ia memandang kecuali yang cantik..."

Nay Sudarminto

Pangeran hatiku....


Di antara Kekasih..Pilihan Di Hati.
Punyai Budi Penghias Diri..
Wajahnya Lembut Biasan Pekerti yang Tinggi.
Indahnya Perhiasan Duniawi.

Di antara Diriku.. Jua Dirimu.
Hanya Mengharap Cinta Yang Satu..
Ku Binakan Mahligai Impianmu..
Oh..Sayang,Ikhlaskanlah Hatimu.

Malumu Bernilai..
Katamu Berhikmah.
Hatimu Tulus Suci & Murni..
Hanya Diri yang Halal..
Engkau Serahkan Segala..Untuk Mencari Ridho Illahi.

Benarlah Cinta Buta Melalaikan..
Tanpa Memikirkan Batas Syariat- NYA.
Semuanya Itu Hanya Ujian Di Dunia..
Ia adalah Mahar Untuk Kita Ke SURGA.

Kau Pangeran Di Hatiku..
Di Dunia Ini Engkau Penghibur.
Menjunjung Kasih Amanah ILLAHI..
Ku Pasti Akan Terus Menyayangii.
Terima Kasih Ucapan Ku Beri..KAU Hadiahkan Ku Cahaya Hati.

Kau Pimpin Tanganku..Oh Kasih,Meniti Hari.
Semoga Kita Dapat Bersama..
Sampai Kepada- NYA..Di SURGA Sana.

Tuhan Kekalkanlah Pangeran Hatiku..
Untuk Menemani Dalam Menggapai Cinta- MU.
Tuhan Kekalkanlah Pangeran Hatiku..
Untuk Menemani Dalam Menggapai Cinta- MU.

Amien...

Nay Sudarminto

。Jadikan yang Terbaik Sebagai Pilihan yang Di ikuti。


Pada dasarnya manusia punya kcenderungan meniru & mengikuti orang yang dikaguminya,baik dalam kebaikan maupun keburukan. Maka,jadikanlah kekaguman orang2 dekat kita terhadap kita,pada perilaku & perbuatan yang baik-baik..
Rasulullah saw mengingatkn, "Ruh-ruh manusia adalah kelompok yang selalu bersama,maka yang saling bersesuaian diantara mereka akan saling dekat,dan yang tidak bersesuaian akan saling berselisih."

Seperti dalam ayat Al Qur'an, Allah swt berfirman, "Dan semua semua kisah para rasul Kami ceritakan kepadamu, ialah kisah2 yang denganya Kami teguhkan hatimu; & dalam surat ini telah datang kepadamu kebenaran serta pengajaran & peringatan bagi orang2 yang ber-Iman." (QS. Huud: 120)

Syaikh Abdurrahman As Sa'di rahimahullah menjelaskn ayat ini: "Yaitu,supaya hatimu tenang & teguh (dalam ke-Imanan), & supaya kamu bersabar seperti sabarnya para rasul,karena jiwa manusia senang meniru & mengikuti (orang lain),& (ini menjadikannya lebih)bersemangat dalam beramal shalih, serta berlomba-lomba dalam mengerjakan kebaikan."

"Assalamu'alaikum..selamat sore semua!"


"Assalamu'alaikum..selamat sore semua!"

Ibnul Qayyim rahimahullah,menguraikan berbagai dampak dosa & kemaksiatan. Misalnya; kemurungan diwajah, kagelapan di hati, rasa sempit, gelisah, kecewa, mudah frustasi, merasa sakit, merasa terkucil ,jiwa yang sangat tidak tenang, merasa tidak berdaya, dilucuti dari pakaian yang diberikan Allah yakni pakaian taqwa, hilang perlindungan Allah atas diri, berganti rasa takut, berkurangnya rizki, karena seorang hamba bisa dihalangi rizkinya karena dosanya.
atau bisa hilang keberkahan rizki lalu membuat seseorang dijauhi orang.
Akibat dosa yang paling menyedihkan adalah; hilangnya kenikmatan dalam melakukan ketaatan. Orang yang berbuat dosa bila ia melakukan ketaatan, tak mendapatkan kenikmatan saat melakukannya.Tidak bertambah kekuatan dan ke-Imanannya serta tidak bertambah kerinduannya pada Akhirat.。

Ungkapan ulama;
'Betapa banyak syahwat yang dilampiaskan hanya bebarapa detik,mewariskan kedukaan yang sangat lama. Lalu memberi kehinaan dan kepapaan.'
>… Wahai Allah, betapa hati kami berpaut dalam cinta kepada-MU, menyatu dalam semangat taat kepada-MU, menyatu dalam dakwah kepada-MU, maka eratkanlah talinya, abadikanlah cintanya, taburkanlah Cahaya-MU yang terang menyinari setiap langkah & perjalanan kami menuju Ridha-MU.…<

Semoga Allah merahmati orang-orang yang saling nasehat-menasehati dalam kebaikan.

"Di Makkah diadakan dialog tentang masalah cinta, tepatnya pada musim haji. Banyak syaikh yang mengungkapkan pendapatnya tentang cinta ini. Sementara Al-Juna...id saat itu merupakan orang yang paling muda di antara mereka. Orang-orang berkata kepadanya, "Sampaikan pendapatmu wahai penduduk dari Irak." Beberapa saat Al-Junaid menundukkan pandangannya dan air matanya pun menetes perlahan-lahan. Dia berkata,

"Cinta ialah jika seorang hamba lepas dari dirinya, senantiasa menyebut nama Rabb-nya, memenuhi hak-hak-Nya, memandang kepada-Nya dengan sepenuh hati, seakan hatinya terbakar karena cahaya ketakutan kepada-Nya, yang minumannya berasal dari gelas kasih sayang-Nya. Jika berbicara atas pertolongan Allah, jika berucap berasal dari Allah, jika bergerak atas perintah Allah, jika dia beserta Allah, dia dari Allah, bersama Allah dan milik Allah."

Mendengar ungkapannya ini semua syaikh yang hadir di sana menangis, dan mereka berkata, "Ungkapan ini sudah tidak memerlukan tambahan lagi. Semoga Allah melimpahkan pahala kepadamu wahai mahkota orang-orang yang arif."
-Madarijus Salikin, Ibnu Qoyyim-

Karena banyak orang yang mengaku memiliki cinta, maka mereka dituntut untuk menunjukkan bukti pengakuan itu. Andaikan mereka diberi kesempatan untuk menyampaikan pengakuannya, maka kesaksian mereka akan beragam. Lalu dikatakan, "Pengakuan ini tidak bisa diterima kecuali ada buktinya."

"Katakanlah (Muhammad), jika kalian (benar-benar) mencintai Allah, maka ikutilah aku (sunnah Rasulullah), niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosa kalian'." (Ali Imran: 31).

Cinta karena Allah


Sahabatku......
Kenanglah wajah ibuk kita yang kian menua,padahal kita dulu sembilan bulan dalam perutnya,merasakan mual,muntah,berjalan terasa berat,berbaringpun sulit,tapi dia tetap ridho...

Kenanglah ayah kita yang membanting tulang mencari nafkah agar kita tumbuh menjadi janin yang sehat.

Ketika ibu melihirkan kita,bersimbah darah bermandikan air mata,ingatlah ia merengang nyawa antara hidup dan mati,itulah saat kelahiran kita,tapi ibu tetap bahagia,ditatapnya diri kita dan didekapnya.padahal hampir saja nyawanya melayang.dua tahun kita menyusui,malam kita kotori dan kencingi bajunya,tetapi ibu tetap ridho.

Ya Allah yang maha Agung,Ampuni jika hati kami penuh dengan kebencian,dan dendam pada ibu bapak kami.ampuni jika hati ini kotor kepada keduanya,ampuni jika perilaku kami menyakiti hatinya.

Ya Allah yang Maha mengetahui,golongkan kedua orang tua kami menjadi orang yang enkau ampuni seluruh dosanya,muliakanlah dengan ketaatan sepanjang hayatnya,jadikan akhir hayatnya menjadi khusnul khatimah jadikanlah mereka ahli surga.

Rabbanaa zhalamnaa anfusanaa wa illam taghfir lanaa wa tarhamnaa lanakunnaa minal khasiriinn.

Ya Tuhan kami,kami telah menganiaya diri kami sendiri,dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami,niscaya pastilah kami termasuk orang yang rugi.

Sahabatku ingatlah Ridho Allah tergantung Ridhonya orang tua kita.

Nay Sudarminto